Ekspektasi
Ekspektasi news sesuai Realita

- Advertisement -

Perang Sarung Berubah Fungsi, Jam Malam Pukul 22.00 Dihimbau Untuk Diterapkan Oleh Orang Tua di Wilayah Hukum Polres Blitar Kota

0 143

BLITAR, Ekspektasi.id – Permainan Perang Sarung akhir ini mulai mengalami pergeseran fungsi. Dimana dahulu permainan perang sarung dilakukan oleh anak – anak sebatas untuk hiburan semata. Namun hari ini perang sarung menjadi permainan yang tergolong menyakiti dan bisa melukai.


Himbauan oleh Polres Blitar Kota kepada para orang tua di wilayah hukum Polres Blitar Kota agar menerapkan jam malam untuk anak-anak khususnya remaja. Hal demikian dihimbau menyusul maraknya perang sarung yang berisikan batu atau besi, tawuran, serta balap liar yang menjadi kebiasaan rutin pada saat bulan Ramadan.


Humas Polres Blitar Kota mengusulkan, pukul 22.00 WIB menjadi batas maksimal jam malam para remaja di Kota Blitar berkegiatan di luar rumah. “Orang tua harus memastikan anaknya sudah berada di rumah pada pukul 22.00 Wib,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Achmad Rochan kepada wartawan.


Melanjutkan himbauan yang telah disampaikan bahwa nantinya pada pukul 22.00 Wib, para remaja di wilayah hukum Polres Blitar Raya diharapkan sudah berada di rumah. Polisi berharap, mereka sudah tidak berkegiatan di luar rumah. Terlebih lagi masih berkeliaran di sepanjang jalan raya.

- Advertisement -


Untuk mencegah hal – hal yang tidak diingikan, beberapa waktu yang lalu sedang marak peristiwa yang mengarah pada hal-hal yang meresahkan masyarakat. Sebagai contoh peristiwa di Kabupaten Kediri yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar.


Senada dengan hal sebelumnya, mulai muncul peristiwa perang sarung. Yakni kejadian yang sama terjadi juga di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Para pelaku yang teridentifikasi dan tertangkap serta bikin heboh itu berasal dari kalangan remaja ABG.


Dalam penerlusuran Tim dilapangan mendapati di sepanjang jalan Tanjung, khususnya pada malam hari. Ditemukan sejumlah ABG di wilayah Blitar yang membuat ulah dan dianggap cukup meresahkan oleh masyarakat sekitar, terkait aktivitas balapan liar yang kerap terjadi pada malam di bulan Ramadhan.


Menurut keterangan beberapa pengguna jalan yang melintas, aksi adu balap motor dengan spesifikasi kendaraan yang sudah di modifikasi itu berlangsung di sejumlah ruas jalan wilayah Kota Blitar. Bahkan menurut para pennguna jalan lainnya, aktivitas tersebut disertai dengan ajang taruhan.


Selain di lokasi tersebut, terpantau juga beberapa kelompok anak muda yang biasa berpacu di Jalan Raya Desa Kerjen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, dan juga di sepanjang jalan antar desa penghubung antara Desa Kunir dengan Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi.


Menurut Kasi Humas Polres Blitar, salah satu bentuk upaya pencegahan adalah dengan adanya pembatasan jam malam bagi remaja, yakni pada pukul 22.00 Wib sudah berada di dalam rumah. “Ini diharapkan bisa menjadi perhatian bagi orang tua yang memiliki anak-anak usia remaja,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy