Judi Pilkades Serentak di Jember Diringkus, Barang Bukti Mencapai Rp 55,5 Juta

Iklan Semua Halaman

Judi Pilkades Serentak di Jember Diringkus, Barang Bukti Mencapai Rp 55,5 Juta

Ekspektasi
Saturday, 14 September 2019

Advertise

Advertise

EKSPEKTASI.ID - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di ratusan desa yang ada di Jember, Jawa Timur, diwarnai praktek judi. Beruntung, praktek tidak terpuji itu berhasil diendus oleh pihak kepolisian.

Judi Pilkades Serentak diJember Diringkus, Barang Bukti Mencapai Rp 55,5 Juta
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat rilis pengungkapan praktek judi terkait Pilkades di Jember | foto : Adi
Penangkapan terhadap para tersangka judi Pilkades tersebut disampaikan dalam rilis perkara yang digelar Polres Jember.

“Kita amankan sebanyak 10 tersangka judi yang terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades), di 3 Kecamatan berbeda,” ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Dalam rilis kepada awak media di halaman Polres Jember kemarin, turut dihadirkan 10 tersangka yang kebanyakan pria usia paruh baya dan menjelang tua.

Indikasi adanya praktek judi pilkades itu sebenarnya sudah diwaspadai oleh kepolisian bersama dengan Pemkab. Karenanya, sejak sebelum gelaran Pilkades pada awal September ini, Polres Jember telah membentuk Satgas khusus Anti Judi Polres Jember.

“Tim satgas berhasil mengungkap praktek judi terkait Pilkades masing-masing Wuluhan ada 3 orang, Balung ada 3 orang dan terakhir Gumukmas 4 orang," lanjut Kusworo.

Dari hasil operasi tersebut menurut Kapolres, barang bukti yang berhasil diamankan yakni di kecamatan Wuluhan uang tunai sebanyak 18 juta, Kecamatan Balung sebesar 9,5 juta dan Gumukmas sebesar 28 juta.

"Total dari 3 kecamatan uang yang diamankan mencapai 55,5 juta," papar mantan  Spripim Kapolri ini.

Kusworo menambahkan, dalam operasi judi pilkades tersebut terdapat bandar-bandar dari Lumajang. Modus operandi yang dilakukan oleh semua tersangka hampir mirip yakni orang dari Lumajang menawarkan diri untuk berjudi dan mengumpulkan uangnya dari masing-masing penaruh.

Judi Pilkades Serentak di Jember Diringkus, Barang Bukti Mencapai Rp 55,5 Juta

"Bandar ini menawarkan berapa besaran taruhan dari masing calon kades tersebut," ungkapnya.

AKBP Kusworo menyampaikan, perjudian ini merupakan penyakit masyarakat jika tidak ditangani akan menimbulkan keresahan dan tindak kejahatan kembali.

"Kejahatan bisa timbul akibat ini seperti merampok karena habisbkalah berjudi, maka perlu tindakan tegas dalam hal ini," tuturnya.

Selanjutnya, para tersangka dikenakan pasal 303 ayat 1 KUHP  tentang tindak Pidana Perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Pilkades serentak di Jember digelar di 161 desa yang dibagi menjadi empat gelombang. Saat ini sudah ada dua gelombang gelaran Pilkades serentak di Jember yang sudah sukses terlaksana dengan kondusif. “Saya harap tidak ada lagi orang yang terlibat dalam praktek judi Pilkades,” pungkas Kusworo.



Reporter: Adi
Redaktur: Fajrin