Instruksikan Demo Bela Imam Nahrawi, PB PMII Dikecam PMII Jember

Iklan Semua Halaman

Instruksikan Demo Bela Imam Nahrawi, PB PMII Dikecam PMII Jember

Ekspektasi
Saturday, 21 September 2019

Advertise

Advertise

EKSPEKTASI.ID - Penetapan status tersangka oleh KPK terhadap Imam Nahrawi, memicu reaksi keras dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Sebelum menjadi politisi PKB dan Menpora, Imam Nahrawi pernah lama menjadi aktivis PMII, bahkan hingga ketua PMII Jawa Timur.

Instruksikan Demo Bela Imam Nahrawi, PB PMII Dikecam PMII Jember
Ahmad Hamdi Hidayatullah, Ketua PC PMII Jember

Demi membela Imam Nahrawi, Pengurus Besar (PB) PMII bahkan mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh kadernya untuk melakukan aksi demo menentang penetapan tersangka oleh KPK tersebut. Bahkan demo PMII di depan gedung KPK pada Jumat (20/09) kemarin sempat diwarnai kericuhan.

Namun tidak semua cabang PMII mematuhi seruan dari pusat tersebut. Bahkan Pengurus Cabang PMII Jember, Jawa Timur mengecam keras instruksi resmi dari PB PMII tersebut.

"Kami mengutuk instruksi PB PMII dan hal itu merupakan bentuk penghinaan bagi kader-kader yang tetap menjaga independensi organisasi. Seharusnya PMII harus bebas dari segala bentuk politik praktis," ujar Ahmad Hamdi Hidayatullah, Ketua PC PMII Jember.

Argumentasi yang disampaikan oleh PB PMII dalam membela Imam Nahrawi yang menjadi tersangka kasus korupsi dan suap dana hibah KONI dinilai PMII Jember tidak berdasar.

Sebelumnya, PB PMII menuduh, penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi bertujuan memberangus kader-kader NU di pemerintahan. PB PMII juga ikut-ikutan menuduh ada kelompok Islam garis keras di tubuh KPK yang bermain politik dalam penegakan hukum.

Pernyataan sikap resmi PC PMII Jember yang mengecam instruksi PB PMII
Pernyataan sikap resmi PC PMII Jember yang mengecam instruksi PB PMII

"Isu Taliban-KPK yang dituduhkan PB PMII itu tidak ada dasar faktanya. Karena berdasarkan pemeriksaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terororisme (BNPT), tuduhan itu tidak terbukti," lanjut mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ) ini.

Diakui Hamdi, di Jawa Timur hanya PMII Jember saja yang mengeluarkan sikap berbeda dengan pengurus pusat. Adapun di seluruh Indonesia, baru lima pengurus cabang yang secara terbuka menolak seruan PB PMII tersebut.

"Sejauh ini baru pengurus cabang Sleman, Depok, Semarang, Surakarta dan Jember saja yang menolak seruan untuk membela Imam Nahrawi itu," ungkap Hamdi.

Atas sikapnya yang berbeda itu, PMII Jember siap dengan segala konsekuensi. "Banyak senior atau orang atas yang mengecam sikap kami ini. Saya juga diteror dengan kata-kata yang kasar. Tetapi PMII harus tetap menjaga nalar kritis dan independensinya. Kita ikuti saja proses hukum yang berlaku," tegas Hamdi.

PMII merupakan organisasi mahasiswa yang secara kultural berisi para anak muda NU. Selain Imam Nahrawi, beberapa nama yang tercatat sebagai alumninya adalah Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar dan Nurul Ghufron, Wakil ketua KPK terpilih. (*)



Reporter: Adi
Redaktur: Najmal