Viral Video Bully Pelajar Banyuwangi, Bupati Anas Langsung Turun Tangan

Iklan Semua Halaman

Viral Video Bully Pelajar Banyuwangi, Bupati Anas Langsung Turun Tangan

Ekspektasi
Friday, 16 August 2019

Advertise

Advertise

Ekspektasi.id Video Pelajar Banyuwangi - Kasus-kasus bullying atau pelecehan di lingkungan sekolah diulangi. Sejak Jumat (16/8/2019) malam, warga dikejutkan dengan beredarnya video-video kekerasan di kalangan pelajar. Video itu diposting oleh seorang warga bernama Ristin Handayani ke grup Facebook di Banyuwangi.

Video 15 detik itu memperlihatkan tiga siswa mengenakan celana panjang dan atasan mengenakan seragam batik, menendang siswa lain beberapa kali dengan cukup keras.


Viral Video Bully Antar Pelajar Banyuwangi, Bupati Anas Langsung Turun Tangan
Video Bully Antar Pelajar Banyuwangi

Salah satu penendang mengenakan seragam olahraga. Dari sana, nama sekolah itu terlihat jelas di belakang seragam pelaku.

Dari gambar video, itu juga menunjukkan bahwa insiden itu terjadi di dalam sekolah dan dalam situasi yang ramai. Alih-alih mencegah atau menghentikan, para siswa di sekitar pelaku dan korban justru menertawakan adegan tendangan yang mengenai bahu korban, punggung dan kepala jatuh. Korban muncul pasrah dan sama sekali tidak melakukan perlawanan.

Tiba-tiba, posting tersebut langsung menerima komentar dari banyak pengguna media sosial. Hampir semua warga negara mengecam tindakan itu tidak terpuji. Beberapa dari mereka juga mengirim atau menyebutkan akun media sosial milik Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Menerima laporan dari media sosial, Bupati Anas segera bertindak cepat. Dalam salah satu instasory di akun Instagram-nya, Anas berjanji untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut. Upload instastory diunggah sekitar pukul 19:00 WIB.


Viral Video Bully Antar Pelajar Banyuwangi, Bupati Anas Langsung Turun Tangan
Kedualah belah pihak berdamai, capture instagram Bupati Banyuwangi

Bupati mengatakan insiden itu dimulai dengan lelucon yang terlalu jauh. "Kami bina semuanya, baik yang di bully maupun yang pembully, semuanya adalah anak muda Banyuwangi dengan masa depan yang panjang. Insya Allah, selesai malam ini," kata Anas dalam jabatannya.

Dan sekitar 3 jam kemudian, Anas kembali mengunggah sebuah pos yang menunjukkan hasil proses pembinaan dan mediasi di antara para siswa, tampaknya kedua belah pihak memeluk dan memeluk. Adegan itu juga disaksikan oleh orang tua kedua belah pihak; guru, tokoh masyarakat dan polisi.


"Setelah ini, semoga anak-anak akan lebih kompak, bisa menjadi teman yang lebih kuat," kata pria yang kemarin menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur pada pemilihan umum 2018. Lebih lanjut, Anas menyatakan bahwa insiden itu telah berakhir dan tidak akan dilanjutkan ke proses hukum.

Melalui pesan yang dikirim ke awak media, Anas berharap peristiwa ini tidak akan terulang. (Per)