KPI Himbau Media Bijak Siarkan Berita Papua Barat Agar Tidak Memperparah Konflik

Iklan Semua Halaman

KPI Himbau Media Bijak Siarkan Berita Papua Barat Agar Tidak Memperparah Konflik

Ekspektasi
Monday, 19 August 2019

Advertise

Advertise

EKSPEKTASI.ID – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengimbau seluruh lembaga penyiaran baik televisi maupun radio untuk lebih bijak dalam menyiarkan terkait permasalahan yang terjadi di Papua Barat saat ini.

Hal ini sesuai dengan Pasal 4 Peraturan KPI Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran. “Dalam ketentuan tersebut, ditekankan bahwa lembaga penyiaran harus menjunjung tinggi dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di Indonesia,” ujar Agung Suprio, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat sebagaimana dikutip dalam himbauan yang dirilis KPI pada Senin (19/08/2019).

Foto : situs KPI

Selain itu, media juga dihimbau untuk memperhatikan prinsip-prinsip jurnalistik dalam melakukan program siaran. Antara lain yakni harus akurat, adil, berimbang, tidak berpihak dan tidak menghasut atau menyesatkan. “Media dihimbau untuk tidak mencampuradukkan fakta dan opini pribadi, serta tidak menonjolkan unsur kekerasan serta tidak mempertentangkan masalah SARA,” lanjut mantan pengamat politik ini.

Selain itu, penekanan utama juga pada kebiasaan lembaga penyiaran seperti televisi ataupun radio yang melakukan pemberitaan ulang, seperti breaking news atau headline news. Pola pemberitaan ini kerap dilakukan media untuk isu-isu pemberitaan penting seperti masalah Papua Barat yang kini sedang menghangat. “Mohon media agar menggunakan judul atau caption berita yang wajar saja. Tidak provokatif agar tidak muncul keresahan di masyarakat,” lanjut Agung.

Penekanan himbauan lain adalah pada karakter media yang memiliki kekuatan di Audio-Visual seperti televisi. “Dihimbau agar menghindari penayangan gambar yang berpotensi menimbulkan dampak sosial berkelanjutan,” ujar Agung.





Himbauan KPI Pusat ini ditembuskan antara lain kepada Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Nasional Indonesia (ATVNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Ketua Dewan Pers serta seluruh KPI di daerah.

Reporter: M. Faizin
Redaktur: Fajrin