Koko Ardiansyah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Kemenpora, Kok Bisa?

Iklan Semua Halaman

Koko Ardiansyah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Kemenpora, Kok Bisa?

Ekspektasi
Saturday, 17 August 2019

Advertise

Advertise

Ekspektasi.id HUT RI ke 74 - Koko Ardiansyah, seorang siswa kejuruan yang gagal menjadi anggota Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, yang selama ini menjadi kontroversi di media sosial dipanggil ke Jakarta dan menjadi petugas upacara di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Sabtu (17/8).




Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh, setelah melakukan penyelidikan dan klarifikasi informasi yang beredar di media sosial, menyimpulkan bahwa ada SOP untuk seleksi Paskibra yang dilanggar oleh Kabupaten Labuhan Batu sehingga merugikan Koko yang bisa menjadi peserta Paskibra.

Untuk alasan ini, Niam mengundang Koko ke Jakarta untuk memberikan penghargaan. "Berita tentang Koko sangat masif, dan ada juga yang merasa tidak nyaman sehingga mempengaruhi kondisi psikis Koko. Karena itu kami menghubungi untuk memberikan apresiasi dan relaksasi," kata Niam.

Setibanya di Jakarta, Niam menawarkan kesediaan Koko untuk menjadi petugas upacara. "Saya salut kepadanya, begitu dia ditawari dia langsung menyatakan bahwa dia siap. Meskipun baginya ini adalah pengalaman pertamanya di Jakarta. Pengalaman pertama adalah di pesawat hehe, dan tidak ada cukup waktu untuk pelatihan.

Tidak hanya bertugas di kantor yang dipimpin oleh Imam Nahrawi, Koko, ia juga dibawa ke Istana Merdeka oleh Deputi Pengembangan Pemuda di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Ni'am Sholeh.

Setelah bertugas di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Ni'am dan Koko bergegas ke mobil. Mereka segera meluncur. Sambil berjalan, Koko bisa mengungkapkan perasaannya.

"Luar biasa, kejutan, aku tidak pernah berpikir aku akan datang ke sini apalagi sampai ke istana. Aku tidak pernah berpikir," katanya.

Dia mengaku bergegas dari rumahnya di Labuhan Batu ke bandara.

"Lebih dari enam jam perjalanan, kemudian ke Jakarta. Saya baru tiba subuh. Tapi tidak ada kelelahan, saya sangat bangga dan bersyukur diundang ke Jakarta oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga," katanya dengan air mata berlinang.




Sesekali dia mengusap matanya, Koko mengatakan keterkejutannya dimulai dari dipanggil oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi beberapa hari yang lalu.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan dikirim ke Jakarta. Tiba-tiba saya dipanggil pada sore hari Jumat, langsung ke Jakarta, terima kasih banyak atas kesempatan ini. Terima kasih kepada Menteri dan Bapak Niam," katanya.